Header Ads

  • Breaking News

    Kapalo!!! Polisi Gadungan Ditangkap Polisi Beneran

     



    Polisi Gadungan saat diamankan di Mapolres Aceh Timur,  Selasa 17/5. Ist.





    IDI  -- Malang nasib Hamdani 35 tahun
    warga Gampong Lueng Baro, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara yang mengaku sebagai anggota Polri akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polres Aceh Timur, pada Jumat tanggal 13 Mei 2022.






    " Tersangka mengaku sebagai anggota Polri dan berdinas di Satuan Narkoba Polres Aceh Timur diamankan di rumah mertuanya di wilayah Peureulak" ujar Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, dalam keterangan pers yang diterima redaksi Acehframe.com,  Selasa 17/5.




    Akting menjadi sosok seorang polisi terendus  saat tersangka dan korban KH, (54) warga Peureulak berkenalan melalui plat form media sosial (Facebook) sekira bulan Nopember 2021. Untuk mengelabui korban , ia juga menampakkan Kartu KTA (kartu tanda anggota) Polri palsu.







    Disinyalir selama berkenalan korban telah berulang kali mengirimkan uang kepada tersangka hingga mencapai lebih kurang lima ratus juta rupiah.






    “Untuk meyakinkan korban, tersangka menggunakan seragam hitam putih dan memakai dasi, hingga pada tanggal 6 Mei 2022 korban dan tersangka melangsungkan pernikahan secara siri.” beber Kasat Reskrim.





    Beberapa hari setelah pernikahan, kecurigaan pun muncul dari keluarga korban. Untuk memastikan itu, keluarga  kemudian melakukan konfirmasi kepada salah seorang anggota dari Polres Aceh Timur dengan merujuk pada KTA yang didapat dari tersangka.





    Al hasil  tidak ada anggota Polri di Polres Aceh Timur seperti yang ada di KTA tersebut.





    Merasa dirugikan, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres AcehTimur pada tanggal 12 Mei 2022 hingga akhirnya tersangka diamankan.





    Kasat Reskrim juga menyebutkan, tersangka merupakan mantan residivis iabpada 2008 tersangka tersandung  melakukan Tindak Pidana Penipuan Uang palsu dan ditahun 2019 pernah juga melakukan tindak pidana penipuan dan menjalani hukuman selama tiga tahun enam bulan di LP Lhoksukon, Aceh Utara.





    Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya; satu unit HP Android, satu unit HP Nokia, satu potong baju kemeja warna putih, satu celana kain panjang warna hitam, satu buah tas sandang warna hitam, satu buah dasi warna hitam, satu buah bet atas nama tersangka dan sepasang sepatu merk kloper.




    "Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan pasal 378 KUHP ancaman hukuman maksimal 4 tahun," demikian Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Miftahuda.





    Post by  : Maulana 

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad